Review Hotel Bali World Bandung

Yeaaaay, alhamdulillah, sesuai resolusi 2018 yakni memperbanyak traveling, saya dan keluarga bulan Januari kemarin ke Bandung dan berkesempatan nginep di Bali World Hotel Bandung (hotel Bali World Bandung). Mengapa kami memilih hotel Bali World Bandung? Soalnya lokasinya deket banget sama lokasi tempat kondangan yang kami datangi, yaitu gedung SENBIK di Jl. Soekarno Hatta, Bandung. Iyeeee, jadi kemarin ceritanya saya dan keluarga ke Bandung karena kondangan, hehe. Ya, bisa dibilang sambil menyelam minum air gitu deh. Kondangan sambil jalan-jalan πŸ˜› .

Bagian depan hotel Bali World Bandung.

Sebenarnya ada beberapa pilihan hotel, sih. Cuma kalau dilihat perbandingan harga dengan fasilitas, hotel Bali World Bandung ini yang lumayan oke. Waktu itu saya mesen hotelnya minta tolong ke temen blogger Vicky Laurentina (vickyfahmi.com) yang juga agen tiket dan hotel (nih, buk Vicky kupromoin, ntar kalau pesen lagi diskon yak wkwkwwk). Sebenarnya dapat harga Rp. 390.000,-/ malam, tapi sama ibuk Vicky didiskon lagi, sehingga saya cuma bayar Rp. 320.000,- saja, alhamdulilah πŸ˜€ . Kami dapat kamar dengan tipe Standard Room di hotel Bali World Bandung.

Pertama kali menginjak hotel Bali World Bandung, ya kesan pertama emang sesuai dengan namanya, sih. Nuansa Bali terasa begitu kental di sana. Mulai dari halaman sudah ada patung orang-orangan dan candi-candian yang khas Bali. Banyak spot-spot buat berfoto yang seolah-olah memperlihatkan kita sedang di Bali, padahal kenyataannya lagi di Bandung, haha.

Begitu masuk ke dalam lobi hotel Bali World Bandung, ada juga ornamen-ornamen khas Bali. Hal yang paling khas adalah pita/ kain kuning keemasan yang terpasang di pilar-pilar lobi hotel Bali World Bandung. Ada pula ukiran patung besar di depan pintu masuk hotel yang bagus banget. Sayang kalau enggak berfoto di ukiran patung itu hehe.

Berfoto bersama di depan ukiran patung di lobi.

Menurut saya, lobi hotel Bali World Bandung lumayan luas untuk ukuran hotel sekelasnya. Begitu masuk, meja resepsionis berada di sebelah kanan pintu masuk lobi hotel. Sedangkan, di sebelah kiri ada security dan bellboy yang siap membantu tamu yang ingin dibawakan barang bawaan/ tas-tasnya. Terdapat beberapa set sofa/ kursi tempat tamu hotel bisa duduk-duduk di lobi hotel Bali World Bandung.

Lobi utama hotel Bali World Bandung.

Begitu masuk ke area lobi, saya langsung menuju ke resepsionis. Sebenarnya, waktu check in mestinya sesuai standar ya jam 14.00 WIB, tapi kami sampai hotel sekitar pukul setengah 12.00-an. Rencana awal kami mau nitip barang bawaan dulu ke resepsionis, trus pergi ke kondangan di gedung SENBIK. Ternyata, kami boleh langsung memasuki kamar karena kebetulan kamarnya kosong.

Resepsionis kemudian mengecek data saya dan meminta KTP saya untuk dicek. Saya juga dikenai deposit sebesar Rp. 100.000,- yang bisa saya ambil kembali begitu check out dari hotel Bali World Bandung. Proses administrasinya sebentar kok, kemudian resepsionis memanggil bellboy untuk membantu membawakan barang-barang kami.

Meja resepsionis di sebelah kanan pintu masuk hotel.

Sebenarnya barang bawaan kami sekeluarga cuma satu tas ransel dan travel bag yang ditenteng itu aja, sih. Cuma ya itu ada dua gandengan yakni dua anak kecil. Trus, ternyata mas bellboy membantu membawakan barang-barang kami supaya kami lebih mudah menyeberang jalan.

Lho, kenapa pakai acara nyeberang-nyeberang jalan segala? Soalnya, hotel Bali World Bandung itu ternyata ada dua gedung. Gedung depan dan belakang. Kedua gedung tersebut dipisahkan oleh jalan di belakang gedung utama (depan). Kendaraan yang berlalu lalang di jalan yang sebenarnya ukurannya enggak seberapa gedhe itu (seukuran jalan komplek, lha) lumayan ramai.

Jalan yang memisahkan gedung depan dan belakang. Foto diambil dari gedung belakang.

Tapi, jangan khawatir. Ada petugas yang bertugas nyeberangin tamu hotel Bali World Bandung, kok. Baik dari gedung depan ke belakang, maupun dari gedung belakang ke gedung depan hotel Bali World Bandung. Jadi, insyaAllah sih aman. Meski emang agak merepotkan sih pakai acara nyeberang-nyeberang segala, haha. Maklum soalnya nginepnya di kamar standar. Semua kamar standar terletak di gedung belakang. Mungkin beda lagi kalau booking hotel di kamar Superior atau Executive Room, kali ya? πŸ˜€

Untuk menuju ke kamar hotel, kami masuk dulu ke gedung belakang. Enggak ada lobi lagi, sih. Cuma ada space kecil aja dengan lift dan tangga. Kemudian kami dipandu oleh mas bellboy naik ke lantai atas. Bisa pakai anak tangga atau pakai lift. Ya, jelas milih lift lha hahaha.

Oh ya, di gedung belakang ternyata juga ada parkiran mobil yang cukup luas. Jadi, kalau tamu dapat kamar di gedung belakang, bisa parkir mobil langsung aja di sana. Enggak perlu parkir di gedung depan dan repot-repot nyeberang jalan.

Kami dapat kamar di lantai empat. Mas bellboy nagnterin kami sampai ke kamar. Begitu masuk kamar, ternyata kamarnya luas banget. Kalau enggak salah sekitar 25 meter persegi luasnya. Ada dua bed ukuran kecil-kecil dan satu meja kecil di tengah bed. Fasilitas lain di kamar adalah lemari, tea table, televisi kecil, dan meja kerja lengkap dengan kursinya.

Ruangan kamar Bali World Bandung.

Pendingin kamar (AC) berfungsi dengan baik. Dingin banget, haha πŸ˜› . Kekurangannya, di kamar hotel enggak tersedia cermin. Sehingga saya enggak bisa bercermin dalam kamar. Mesti ngungsiΒ dulu ke kamar mandi.

Lampu penerangannya juga cuma dua lampu meja dan satu lampu depan pintu. Padahal, kebiasaan saya sebelumΒ bobo di kamar hotel, kalau insomnia alias enggak bisa tidur saya membaca buku atau maen leptop dulu. Jadinya, menurut saya agak kurang nyaman di mata saat harus baca buku dengan cahaya seadanya. Mestinya sih di kamar diberi satu lampu lagi, gitu.Β Sehingga pencahayaannya bisaΒ  jadi lebih terang πŸ˜€ . Sedangkan untuk WiFi di hotel Bali World Bandung berfungsi baik dan internetnya lumayan kenceng.

Kamar mandinya standar sih luasnya. Punya area untuk bilas badan/Β shower dan area wastafel yang jadi satu dengan toilet duduk. Keduanya dipisahkan oleh sekat. Di bagian area toilet dan wastafel ada cermin yang lumayan gedhe. Cuma, saat itu sayangnya fasilitas kamar mandi seperti sikat gigi, sabun, pasta gigi di kamar kami cuma tersedia masing-masing satu. Padahal itu room-nya kan aslinya buat dua orang. Kotak tissue dekat wastafel juga kosong. Mungkin pihak hotel kelupaan prepare apa ya, gara-gara kami masuknya duluan? Namun, yoweslah bukan masalah besar karena kami kemana-mana selalu bawa perlengkapan mandi sendiri.

Kamar mandi hotel.

Fasilitas lain yang bisa kita dapat apabila menginap di hotel Bali World Bandung adalah sarapan. Untuk menu sarapan ya standar lha ya, ada nasi putih, nasi goreng, aneka lauk, aneka sayur tumis-tumisan. Tersedia pula roti, sereal, dan aneka jus di area saji minuman.

Restoran hotel lumayan luas.

Saat kami sarapan di restoran hotel.

Dema suka sarapan sereal.

Rasanya yaaaaa, lumayan enak sih. Saya senang ada pilihan menu sereal dan susu, soalnya anak kedua saya Si Dema susah makan nasi. Sedangkan, anak pertama saya Si Maxy lebih memilih makan nasi goreng. Kalau bapaknya kayaknya makan semua. Saya pilih nasi putih dan tumis-tumisan dengan lauk ayam bumbu kecap. Kalau saya mah yang penting ada sambel-nya hehe.

Oh ya, restoran di hotel Bali World Bandung lokasinya di gedung depan tepatnya di sebelah kiri lobi hotel dari arah pintu masuk. Restoran ini bisa diakses masuk dari luar maupun dalam gedung hotel. Restorannya lumayan luas, cuma menurut saya meja dan kursinya kurang. Mungkin kalau ada tambahan satu dua meja lagi, lebih baik. Sehingga, saat restoran ramai orang sarapan enggak perlu antri tempat duduk lagi.

Di belakang restoran ada semacam selasar gitu untuk menuju kolam renang. Hotel Bali World Bandung ini memang memiliki fasilitas kolam renang untuk anak maupun dewasa. Bahkan ada pancuran juga yang airnya bikin adem kalau berada di dekatnya. Sayang waktu itu kami enggak bawa baju renang, sehingga enggak nyemplung ke kolam. Kami cuma duduk-duduk saja sambil foto-foto di area kolam.

Selasar di belakang restoran.

Kolam renang anak.

Kolam renang dewasa dan pancuran.

Bersantai di pinggir kolam renang dewasa.

Selasar hotel enggak cuma terletak di bagian belakang restoran, melainkan juga ada di dekat kolam renang. Ada banyak meja kursi untuk tempat duduk-duduk di sana. Lumayan luas juga, sih. Trus, di tengah-tengah selasar/ ruang duduk-duduk atau di belakang lobi persis yang dipisahkan oleh pintu kaca, ada kolam ikan yang menarik perhatian anak-anak saya. Anak-anak pun melihat-lihat ikan dan ibuknya (baca: saya) langsung mengambil foto-foto mereka di sana.

Teras di area kolam anak.

Kolam ikan di belakang lobi hotel Bali World Bandung.

Begitulah teman-teman review saya tentang hotel Bali World Bandung ini. Jadi, penilaian saya secara umum tentang hotel Bali World Bandung ini, terlepas dari beberapa kekurangannya adalah yaaaa 7,5 dari 10 lha ya. Staff hotelnya ramah, kamarnya lumayan luas, makanannya enak, plus ada fasilitas kolam renang. Sesuai lha ya dengan biaya yang saya keluarkan. Termasuk hotel murah tapi kualitas oke. Jika teman-teman ada yang punya keperluan kondangan ke gedung SENBIK, saya merekomendasikan hotel Bali World Bandung ini πŸ˜€ .

Informasi alamat dan kontak hotel Bali World (Bali World Hotel) Bandung:

  • Alamat: Jl. Soekarno Hatta No. 713, By Pass Timur, Jatisari, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286.
  • Telepon: (022) 7332088.

Semoga review hotel danΒ pengalaman saya menginap di hotel Bali World Bandung ini bermanfaat ya teman-teman πŸ™‚ .

April Hamsa

42 Replies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *